Penyakit Diabetes Melitus merupakan salah satu penyebab morbiditas dan moralitas di Ind. Federasi Diabetes Internasional (IDF) mencatat sekitar 463 juta orang dewasa (20-79 tahun) menyandang diabetes pada 2020 dan sebelumnya jumlahnya akan meningkat menjadi 700 juta pada tahun 2045. Menurut Schachtel dan Kalus, pada usis 40 tahun, diperkirakan penurunan harapan hidup pria 12   tahun dan wania 14 tahun.

Diabetes ditandai keadaan kekuranga insulin relative maupun komplit yang menyebabkan terganggunya metabolism glukosa, lemak dan protein. Diabetes ada 2 macam, Diabetes tipe 1 juga dikenal sebagai diabetes yang bergantung pada insulin, terjadi ketika pankreas menghasilkan sedikit atau tidak ada insulin, yaitu hormon yang dibutuhkan untuk memungkinkan gula (glukosa) memasuki sel untuk menghasilkan energi. Dan  Diabetes tipe 2, seseorang masih memproduksi insulin, tetapi tubuh tidak menggunakannya secara efisien. Ini disebut resistensi insulin. Kelebihan berat badan atau obesitas, dan menyimpan lemak di perut diketahui meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Peneliti University of Glasgow mengatakan Pria, terutama pada usia 35-54, lebih mungkin menderita  Diabetes tipe 2 daripada wani ta. Kelebihan berat badan atau obesitas, dan menyimpan lemak di perut  diketahui meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Wanita dengan diabetes menghadapi konseku ensi yang lebih serius. Secara global, diabetes membunuh lebih banyak wanita dari pada pria. Ini terutama karena wanita dengan diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dibandingkan pria.Biasanya, wanita dengan diabetes lebih cenderung memiliki kontrol glukosa darah yang buruk, obesitas, dan tekanan darah tinggi serta kadar kolesterol yang tidak sehat dibandingkan pria dengan penyakit tersebut.

Diagnosa Diabetes jika kadar glukosa darah puasa melebihi 126 mg/dL, kadar glukosa darah sewaktu melebihi 200 mg/dL dan kadar HbA1c melebihi 6,5%. Ab normalitas insulin dan peningkatan glukosa darah menyebabkan gangguan metabolism, vascular, neuropatik dan imunologik. Organ yang terkena meliputi sistem kar diovaskular, ginjal, sistem syaraf, mata dan kulit (komplikasi makro mikro vascu lar lainnya, retinopati, nefropati).

Akibat hiperglikemia dan ketoasidosis pada Diabetes menyebabkan kemampuan sel darah putih dalam kemotaksis, fagositosis dan kemampuan bakterisidal menurun sehingga terjadi perubahan mekanisme imunoregulatori.

Dibawah ini dijelaskan tentang manifestasi kulit pada penderita DM.

1.Akantosis Nigrikans

Akantosis Nigrikans berupa bercak gelap di kulit belakang leher, ketiak, selang kangan atau daerah tubuh lainnya terasa seperti beludru jika disentuh.

 

2.Penebalan kulit Diabetik (Diabetic Thick Skin)

 

3.Digital Sclerosis

 

  1. Bullosis Diabeticorum

 

  1. Limited Joint Mobility dan Scleroderma like sydrome

Keterbatasan menyatukan kedua telapak tangan

 

  1. Dermopati Diabetik

Kondisi kulit menyerupai bitnik atau garis pada tulang kering.

 

7.Erupsi Xanthoma (Eruptive Xanthomas)

Terlihat seperti jeeawat berwarna kekuningan, dapat muncul di area tubuh manapun, tekstur lembut dan menyebabkan rasa gatal.

 

8.Infeksi Kulit

Infeksi Bakteri                                 Infeksi Jamur

-invasive group B Streptococcus                              – Candida

-invasive group A Streptococcus                              – Dermatofita

-Malignant external Otitis                                         – Rhinocerebral mucormycosis

-Necrotizing fasciitis

 

  1. Ulcus Diabetic

 

10.Nekrobiosis Lipoidika

Berupa plak orange tunggal dengan atrofi dan telangiectasis, mengkilat bagian tengah berwarna orange pada tungkai bawah .Menyebabkan gatal dan nyeri.Sering dikeluhkan pasien wanita

 

  1. Granuloma Anulare

Granuloma Annulare membentuk ruam merah atau coklat kemerahan dengan formasi cincin atau lengkungan pada jari, tangan, kaki dan telinga. Menyebabkan gatal.

 

12.Xantelasma

Xantelasma berupa bercak kekuningan bersisik di sekitar kelopak mata yang menjadi tanda penumpukan lemak berlebihan.

 

  1. Skin Tag (Acrochordon)

Benjolan seperti kutil berwarna coklat kemerahan di kulit kelopak mata, leher, ketiak atau selangkangan.

 

  1. Vitiligo

Vitiligo sering pada pasien Diabetes tipe 1, yaitu hilangnya pigmen kulit sehingga timbul bercak putih, kadang terasa gatal atau sakit.

 

15.Lichen Planus

Lichen planus merupakan ruam berupa benjolan ungu dengan pola renda putih yang gatal pada kulit pergelangan kaki dan tangan hingga mulut.

 

  1. Acquired Reactive Perforating Collagenosis

Ruam berupa benjolan merah gatal. Selain Diabetes, ruam bisa juga pada penyakit ginjal.

 

17.Dermopati Diabetik (Diabetic Dermopathy)

Kelainannya berupa kulit atrofi mengkilat pada ekstremitas bawah.

 

  1. Masalah Kulit lainnya pada Diabetes :

*.Reaksi alergi

*.Infeksi bakteri di kulit

*.Kuit kering dan gatal

*.Infeksi Jamur

Gejala Diabetes tipe 1 bisa muncul lebih cepat dalam hitungan minggu. Gejala Diabetes tipe 2 sering berkembang perlahan.

jika mengalami gejala seperti di atas , silahkan berkonsultasi ke wa 085338180688 (khusus booking)